fbpx
5 Tips Investasi Cryptocurrency untuk Pemula, Simak!

5 Tips Investasi Cryptocurrency untuk Pemula, Simak!

Investasi cryptocurrency atau mata uang kripto saat ini sedang ramai diperbincangkan oleh banyak orang, tidak hanya di Indonesia tetapi di seluruh dunia. Cryptocurrency dianggap sebagai alat investasi yang menjanjikan keuntungan besar.

Tak heran banyak orang berbondong-bondong berinvestasi dalam bentuk cryptocurrency. Bagi investor berpengalaman, tentunya akan cermat melakukan berbagai perhitungan sebelum berinvestasi cryptocurrency.

Namun, lain halnya dengan investor pemula. Oleh karenanya, ada baiknya bagi investor pemula untuk mempelajari dasar-dasar berinvestasi dalam bentuk cryptocurrency. Di antaranya sebagai berikut:

1. Cari platform

Anda dapat memulai dengan mencari platform untuk memperdagangkan cryptocurrency secara legal dan terdaftar di Bappebti. Bitocto adalah salah satu platform yang terdaftar di Bappebti.

Beberapa platform legal dan terdaftar di Bappebti, antara lain PT Indodax Nasional Indonesia (Indodax), PT Triniti Investama Berkat (Bitocto), PT Crypto Indonesia Berkat (Tokocrypto), PT Zipmex Exchange Indonesia (Zipmex), PT Indonesia Digital Exchange (Idex) ) , PT Pintu Kemana Saja(Pintu) dan PT Luno Indonesia LTD (Luno).

Baca Juga :  5 Tips Investasi Properti Menguntungkan, Perhatikan Ini

Lalu, PT Cipta Koin Digital (Koinku), PT Tiga Inti Utama (Triv) dan PT Upbit Exchange Indonesia (Upbit Indonesia) dan PT Rekeningku Dotcom Indonesia (Rekeningku).

2. Belajar

Selain terkait cryptocurrency, anda juga harus belajar bersabar. Selain itu, jangan panik ketika aset anda jatuh. Karena naik turunnya harga kripti adalah hal biasa dan selalu terjadi.

3. Uang dingin

Anda sebaiknya menggunakan “uang dingin” untuk berinvestasi dalam cryptocurrency. Artinya masyarakat dapat menggunakan dana yang diperkirakan tidak akan digunakan dalam jangka pendek.

Oleh karena itu, dana yang diinvestasikan dalam aset kripto tidak akan mengganggu arus kas.

4. Blue chip

Anda dapat memilih aset crypto blue chip, seperti Bitcoin dan Ethereum.

Blue chips berarti pergerakan harga lebih stabil dari yang lain. Saat turun atau naik, pergerakannya tidak akan signifikan.

Nah, aset kripto yang baik adalah aset yang memiliki likuiditas tinggi. Hal ini ditandai dengan volume perdagangan yang besar, banyak platform dan komunitas anggota yang besar.

Baca Juga :  Panduan Lengkap, Cara Membeli Bitcoin yang Legal

5. Beli saat harga turun

Saat cryptocurrency menjadi populer, anda dapat memanfaatkan momentum ini dengan membelinya dengan harga murah. Sebab, pada dasarnya berinvestasi adalah membeli barang saat harganya murah, dan menjualnya saat harganya tinggi.

Saat membeli dengan harga murah, anda bisa menyimpan aset sersebut ampai harga naik. Nah, jika harga naik signifikan, masyarakat akan diuntungkan berkali-kali lipat.