fbpx
Tips Utak-atik Gaji untuk Investasi yang Menguntungkan

Tips Utak-atik Gaji untuk Investasi yang Menguntungkan

Ketika hari gajian tiba, uang harus segera diatur agar tidak ‘ambyar’ di kemudian hari. Selain mengalokasikan dana untuk kebutuhan sehari-hari, penting juga untuk menyisihkannya untuk investasi.

Sebagai tips, jadikanlah investasi sebagai bagian dari gaya hidup sehingga anda bisa menjadi orang yang bermanfaat untuk anda sendiri dan keluarga di tahun-tahun mendatang.

Sebelum berinvestasi, hal yang harus dilakukan adalah menyiapkan tiga rekening tabungan, 60% untuk kebutuhan sehari-hari, 20% untuk investasi dan tabungan serta 20% untuk hiburan. Setelah itu, ikuti langkah-langkah di bawah ini.

1. Tetapkan tujuan keuangan

Tujuan keuangan setiap orang pastinya berbeda. Ada yang bertujuan untuk dana pensiun, dana pendidikan dan dana untuk membeli rumah. Pilih yang paling sesuai dengan kebutuhan anda.

2. Pisahkan investasi dan tabungan sebesar 20% dari gaji

Meski masih muda, memiliki tabungan dan investasi sangatlah penting. Tabungan dapat dijadikan sebagai dana darurat karena mudah untuk ditarik atau dicairkan.

Baca Juga :  5 Jurus Jitu Paham Investasi, Dijamin Cuan Gede

Untuk alokasi tabungan, anda bisa menyisihkan 10% dari penghasilan anda. Ingat, jika anda tidak dalam keadaan kritis atau darurat, sebaiknya jangan mengutak-atik tabungan. Tabungan ini untuk tujuan jaga-jaga.

Sisanya yakni 10% dari gaji dapat digunakan untuk investasi. Investasi adalah salah satu cara untuk meningkatkan kekayaan. Uang anda dapat tumbuh menjadi makin besar atau return yang dihasilkan oleh investasi.

Berbeda dengan menabung dengan suku bunga rendah, hasil investasi biasanya lebih tinggi dari inflasi. Jadi, jika anda ingin menjadi kaya, berinvestasilah.

3. Tentukan jenis aset investasi

Ada banyak pilihan untuk aset investasi. Manfaat dan risikonya pun berbeda, dan aset investasi dapat dipilih sesuai dengan gaji yang anda miliki. Ada tiga jenis yang dapat dipilih: aset keuangan (reksa dana, obligasi, saham), aset fisik (emas, properti, tanah) dan aset alternatif (pendanaan fintech, emas digital dan cryptocurrency).

4. Buat otomatis

Kegagalan investasi umumnya bukan karena kekurangan uang. Namun, gaji biasanya bukan menjadi prioritas investasi.

Sebagai solusi, KulikMedia merekomendasikan untuk memasang sistem debet otomatis atau autodebet dari rekening gaji ke rekening reksa dana. Selain itu, pemasangan notifikasi juga sangat membantu anda untuk mengingatkan kegiatan investasi maupun menabung.

Baca Juga :  Return Saham: Pengertian, Jenis, Cara Menghitung

5. Jadikan rutinitas

Saat gaji naik, yang harus dinaikkan adalah investasi, bukan gaya hidup. Jadikan investasi sebagai rutinitas dan mulailah menjadi kebiasaan sehari-hari agar dapat merasakan manfaatnya di masa depan.