fbpx
Sariawan Penyebab, Cara Mengatasi dan Mencegahnya

Sariawan: Penyebab, Cara Mengatasi dan Mencegahnya

Sariawan memang bukan masalah besar, tetapi rasa sakit yang ditimbulkannya tidak bisa tertahankan.

Tidak hanya itu, sariawan juga dapat membuat penderita malas makan sehingga tidak nyaman untuk berbicara karena dapat menimbulkan bau yang tidak sedap.

Lantas, apa penyebabnya dan bagaimana cara mengobati atau mencegahnya?

Penyebab sariawan

Sariawan dapat disebabkan oleh satu atau beberapa kondisi berikut ini:

  • Cedera, seperti tergigit atau menyikat gigi
  • Infeksi jamur, virus atau bakteri pada mulut atau bagian tubuh lainnya
  • Penyakit autoimun, seperti lupus
  • Kondisi tertentu, seperti perubahan hormonal, kekurangan nutrisi, stres, merokok dan faktor genetik

Sariawan juga lebih sering terjadi pada wanita hamil karena perubahan hormonal selama kehamilan.

Terkadang sariawan bisa menjadi tanda tumor atau kanker di mulut dan lidah. Jika sariawan tidak kunjung sembuh, kondisi itu patut dicurigai.

Cara mengatasi sariawan

Sariawan biasanya sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari hingga beberapa minggu. Namun, anda dapat mencoba beberapa cara alami untuk mengobati sariawan dan mengurangi ketidaknyamanan akibat sariawan.

Baca Juga :  5 Cara Mengeluarkan Dahak Tanpa Obat, Mudah Banget

Saat sariawan berkembang, hindari pasta gigi yang mengandung bahan-bahan yang mengiritasi. Sebaliknya, coba gunakan pasta gigi yang lembut namun bisa membersihkan area mulut dan gigi.

Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung serat dan bertekstur lembut. Saat sariawan muncul, hindari makan makanan yang terlalu pedas, terlalu asam, terlalu asin, terlalu panas dan terlalu keras.

Sebaiknya, hindari hal-hal yang bisa memperparah sariawan agar bisa sembuh lebih cepat. Jika sariawan tidak kunjung sembuh lebih dari 3 minggu, sebaiknya segera ke rumah sakit untuk mengetahui penyebabnya.

Cara mencegah sariawan

Cobalah untuk menghindari makan makanan yang bisa mengiritasi mulut, seperti nanas, jeruk bali, jeruk atau lemon. Makanan seperti kacang-kacangan dan makanan pedas sebaiknya juga tidak sering dikonsumsi.

Kemudian, pilih biji-bijian dan buah-buahan serta sayuran yang bersifat basa (non-asam), makan makanan yang sehat dan seimbang, dan minum multivitamin setiap hari.

Anda pun harus menghindari berbicara sambil mengunyah makanan untuk mengurangi gigitan yang tidak disengaja. Ini juga membantu mengurangi stres dan menjaga kebersihan mulut dengan benang gigi setiap hari dan menyikat gigi setelah makan.

Baca Juga :  Ragam Manfaat Minum Air Hangat untuk Kesehatan

Terakhir, pastikan tidur dan istirahat cukup. Ini tidak hanya mencegah sariawan, tetapi juga sejumlah penyakit lainnya.

Ada juga yang mengatakan bahwa menghindari sikat gigi lembut dan obat kumur yang mengandung natrium lauryl sulfate juga dapat membantu. Jika anda pergi ke dokter gigi, biasanya dokter akan memberi lilin untuk perangkat ortodontik dengan tepi yang tajam.