fbpx
Cara Berkendara Mobil yang Irit BBM, Patut Dicoba!

Cara Berkendara Mobil yang Irit BBM, Patut Dicoba!

Ada beberapa cara untuk menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Salah satu hal yang sering dilakukan pemilik mobil adalah mematikan fungsi AC, biasanya saat jarum indikator bahan bakar menyentuh E (emergency).

Mematikan AC diduga membuat kerja mesin mobil lebih ringan. Sehingga bensin tidak cepat habis, dan kendaraan bisa tiba di SPBU tepat waktu.

Benarkah demikian? Anggapan itu tidak salah. Tapi efeknya tidak terlalu terlihat.

Apabila AC dimatikan, tapi akselerasi dan pengereman mendadak masih berlangsung, hal itu tidak akan berpengaruh signifikan. Lebih lanjut, membuka jendela saat kecepatan mobil di atas 60 kpj juga tidak memberikan pengaruh signifikan.

Semakin lebar jendela dibuka, semakin besar angin akan menghambat laju mobil. Didi melanjutkan, ada beberapa cara berkendara yang bisa membuat pengemudi lebih irit bahan bakar.

Pertama, biasakan melakukan perpindahan gigi pada 2.000-3.000 rpm untuk mobil transmisi manual. Kemudian, hindari akselerasi dan pengereman mendadak saat tidak diperlukan.

Selain itu, penggunaan tekanan angin pada ban mobil yang sesuai juga akan memengaruhi konsumsi bahan bakar. Ya, tekanan angin yang kurang memang berdampak pada ketidakstabilan roda, yang mana (juga) akan memengaruhi penggunaan bahan bakar yang makin boros. Tingkat keborosan akibat hal itu bisa mencapai 5 hingga  2 persen.

Baca Juga :  Intip Daftar Mobil Paling Irit di Indonesia di Sini!

Oleh karenanya, kita dituntut untuk menggunakan tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan. Juga, gunakan bahan bakar yang memenuhi spesifikasi kendaraan atau rekomendasi pabrikan.

Ya, selalu-lah mengisi bahan bakar di SPBU, dan menggunakan bahan bakar dengan kualitas yang baik, dosis yang akurat, nilai oktan yang memenuhi kebutuhan mesin kendaraan dan tidak meninggalkan kotoran atau sisa pembakaran untuk meningkatkan performa mesin dan memperpanjang jarak tempuh berkendara.

Jangan lupa juga untuk mematikan AC jika tidak dibutuhkan. Terutama ketika mobil melaju di cuaca yang sejuk. Memang, sebagaimana disebutkan di atas, mematikan AC tidak berdampak signifikan terhadap keborosan bahan bakar. Namun, tidak ada salahnya untuk mengirit bahan bakar, kan.