fbpx
Lagi Populer, Apa itu Cryptocurrency dan Jenis-jenisnya

Lagi Populer, Apa itu Cryptocurrency dan Jenis-jenisnya?

Cryptocurrency disebut-sebut sebagai mata uang digital yang keberadaannya telah menarik perhatian dunia, termasuk di Indonesia.

Minat publik dalam mengumpulkan cryptocurrency awalnya kecil, tetapi sekarang permintaan untuk berinvestasi dalam bentuk aset crypto cukup tinggi.

Meski begitu, cryptocurrency bukan tanpa pro dan kontra. Di Indonesia, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) telah menetapkan peraturan mengenai perdagangan aset kripto.

Lantas, apa itu uang kripto dan jenis-jenisnya? Berikut penjelasan selengkapnya.

Apa itu cryptocurrency?

Secara sederhana, cryptocurrency adalah mata uang digital yang memakai kriptografi sebagai jaminannya. Dengan memakai kriptografi, cryptocurrency tidak dapat dipalsukan atau dimanipulasi.

Untuk proses pencatatan cryptocurrency, biasanya menggunakan sistem yang disebut teknologi blockchain. Blockchain diibaratkan seperti buku besar, yang dapat mencatat semua data transaksi secara efisien dan dapat diverifikasi.

Skema blockchain memverifikasi blok baru dengan mengikuti serangkaian protokol, dan secara kolektif mengelolanya secara peer-to-peer.

Baca Juga :  Trading Bitcoin Cuma Butuh Modal 10.000 Rupiah, Mau?

Cryptocurrency ada di setiap negara, sehingga transaksi dapat dilakukan antar negara tanpa terpengaruh oleh kurs.

Jenis-jenis cryptocurrency

1. Bitcoin (BTC)

Bitcoin adalah salah satu cryptocurrency paling populer dan paling banyak diperdagangkan. Pertumbuhan nilai aset kripto ini terus meningkat.

Sejak kemunculannya yang pertama, Bitcoin ditargetkan memasuki skala perdagangan global, termasuk transaksi peer-to-peer yang digunakan sebagai digital cash, sehingga permintaannya tinggi.

2. Ethereum (ETH)

Cryptocurrency terpopuler berikutnya dalam kategori likuiditas adalah Ethereum. Transaksi aset kripto Ethereum sangat luas, dan relatif mudah untuk pencairan dananya.

Aset kripto Ethereum adalah mata uang digital dengan konsep smart contract, yang memungkinkan pengembang untuk meluncurkan aplikasi di smartphone.

3. Cardano (ADA)

Cryptocurrency berkinerja terbaik ketiga di pasar adalah Cardano. Cardano adalah blockchain pertama di dunia dengan sistem yang lebih efisien.

Pada Mei tahun ini, Cardano menempati peringkat ke-7 di pasar, dan harganya terus tinggi, menjadikannya cryptocurrency teraman hingga saat ini.

4. Litecoin (LTC)

Aset kripto Litecoin juga memiliki likuiditas tinggi. Di pasaran, jumlah peredaran Litecoin saat ini sebanyak 84 juta.

Baca Juga :  Lebih Mengenal Aset Kripto, Contoh Jenis dan Fungsinya

Kelebihan Litecoin adalah proses penambahannya singkat, yaitu hanya membutuhkan waktu 2 menit dibandingkan dengan aset kripto lainnya. Bahkan hingga saat ini, Litecoin masih menjadi andalan para investor.

5. Dogecoin (DOGE)

Baru-baru ini, nilai cryptocurrency Dogecoin di pasar telah meroket, dan tahun ini tingkat pertumbuhannya telah melampaui 12.000 persen.

Pemegang Dogecoin memiliki kesempatan untuk menggunakan mata uang digital itu untuk membeli barang dan jasa atau menukarnya dengan mata uang lain.

6. Binance Coin (BNB)

Binance Coin memiliki kapitalisasi pasar sebesar 4 persen, dan pertumbuhan harganya melebihi Bitcoin dan Ethereum.

Nilai koin BNB dalam satuan mencapai 641,43 dolar AS atau sekitar 9,1 juta rupiah. Bahkan nominalnya diklaim terus meningkat.

7. Ripple (XRP)

Koin XRP atau Ripple adalah aset kripto yang dicari investor karena memiliki kapitalisasi pasar terbesar. Kapitalisasi pasarnya adalah 2,8 persen dan terus meningkat hingga 500 persen pada tahun 2021.

Cryptocurrency terbaik Ripple berasal dari perusahaan Amerika. Konsep XRP tidak terdesentralisasi, sehingga proses pembayaran dan transfer dilakukan secara transparan.

Baca Juga :  Daftar 13 Pedagang Aset Kripto Legal di Indonesia