fbpx
Cara Mengambil BST 600.000 Rupiah di Kantor Pos

Cara Mengambil BST 600.000 Rupiah di Kantor Pos

Bantuan sosial tunai (BST) senilai 600.000 rupiah kini mulai diterima masyarakat secara bertahap.

Bantuan tunai 600.000 rupiah merupakan program bantuan yang diberikan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) kepada masyarakat yang terdampak pandemi yang tak kunjung usai.

Pecarian bansos tunai ini bisa dilakukan oleh masyarakat di Kantor Pos.

Perlu diketahui bahwa tidak setiap masyarakat menerima bantuan tunai 600.000 rupiah ini.

Hanya mereka yang mendaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan menerima surat undangan yang berhak mencairkan bantuan tunai 600.000 rupiah ini.

Proses pencairan bantuan tunai 600.000 rupiah ini dilakukan di kantor pos setempat atau di lokasi yang telah ditentukan oleh pihak desa atau kelurahan.

Tidak ada potongan sama sekali ketika bantuan tunai ini dicairkan, sehingga masyarakat akan menerima dana 600.000 rupiah secara utuh.

Cara ambil bantuan tunai 600.000 rupiah di kantor pos:

Untuk mencairkanbantuan tunai 600.000 rupiah ini, masyarakat hanya perlu membawa e-KTP atau Kartu Keluarga (KK) asli.

Selain itu, surat undangan yang dibagikan oleh pihak desa atau kelurahan melalui Ketua RT/RW juga harus dibawa.

Baca Juga :  Simak Cara Dapatkan Bantuan Modal Usaha 3,5 Juta

Surat undangan berisi informasi penerima. Mulai dari nama dan alamat penerima bantuan tunai 600.000 rupiah, NIK, nomor BST, barcode dan besaran bansos yang akan diterima.

Tapi untuk jaga-jaga, kita juga bisa membawa fotokopi KTP dan KK.

Berikut cara ambil bantuan tunai 600.000 rupiah di kantor pos secara rinci:

  1. Setelah menerima surat pemberitahuan dari pihak desa, bantuan tunai 600.000 rupiah sudah bisa dicairkan
  2. Penerima datang langsung ke kantor pos pada waktu yang telah ditentukan
  3. Penentuan jadwal dilakukan untuk mengantisipasi kerumunan, penyebaran, dan peningkatan risiko kasus
  4. Pengambilan BST 600.000 rupiah tidak dapat diwakilkan, sehingga penerima harus membawa surat pemberitahuan, KTP dan KK sesuai dengan identitas penerima
  5. Tunggu giliran di kantor pos dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Bantuan tunai 600.000 rupiah tetap akan dicairkan kepada penerima yang tengah sakit berat, berusia lanjut atau penyandang disabilitas. Petugas pos akan mengantarkan bantuan hingga sampai ke penerima.

Masyarakat dapat mengecek secara mandiri melalui cekbansos.kemensos.go.id untuk mengetahui apakah menjadi salah satu penerima bantuan tunai 600 ribu itu atau tidak.

Baca Juga :  Cara Mendapatkan Subsidi Gaji Karyawan 1 Juta Rupiah