fbpx
Tips Menabung Deposito untuk Kembangkan Uang Anda

Tips Menabung Deposito untuk Kembangkan Uang Anda

Sebelum membuat rekening deposito, kita perlu mengetahui tips menabung deposito. Ya, di masa pandemi seperti sekarang ini, investasi yang aman selain emas adalah deposito.

Deposito merupakan produk penyimpanan uang di suatu bank, dengan sistem setoran dan penarikan yang hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu. Ada periode waktunya, jadi kita tidak bisa mengambilnya sesuka hati.

Dibandingkan dengan tabungan yang dapat ditarik sewaktu-waktu, deposito akan mengenakan potongan atau penalti jika ditarik sebelum jatuh tempo. Waktu penarikannya bervariasi, kita dapat memilih mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan atau 24 bulan.

Keunggulan utama deposito adalah tingkat bunga yang ditawarkan bank lebih tinggi dibandingkan produk tabungan biasa. kita dapat menggunakan sistem ARO (rollover otomatis) untuk memperpanjang jangka waktu ini secara otomatis.

Baca Juga :  Cara Aktivasi BSI Mobile untuk Nasabah BRIS & BNIS

Berikut beberapa tips menabung deposito yang bisa kita gunakan untuk mengembangkan uang kita:

1. Pilih jangka waktu deposito sesuai dengan tujuan keuangan

Dalam deposito berlaku semakin lama tenor yang diambil, semakin banyak keuntungan yang akan kita dapatkan. Jika kita hanya ingin mendapatkan bunga dalam waktu singkat, maka pilih tenor yang pendek.

2. Simpan dana deposito di beberapa pilihan tenor

Cara kedua untuk memaksimalkan dana deposito adalah dengan membaginya menjadi beberapa deposito dengan pilihan tenor berbeda. jadi, ada yang deposito tenor pendek, ada juga deposito tenor panjang. Cara ini juga bisa digunakan sebagai bahan analisis kita untuk menentukan likuiditas deposito itu sendiri.

3. Nominal dana yang ingin ditempatkan

Setiap bank memiliki minimal setoran awal yang berbeda. Rata-rata bank di Indonesia mensyaratkan setoran minimal 8 juta rupiah.

4. Patuhi aturan pencairan deposito

Kita perlu memahami aturan pencairan dana deposito. Karena sejatinya deposito adalah investasi tetap, dan penarikannya harus dilakukan dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

Baca Juga :  Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu ATM BCA, BNI, BRI, dll

Selain itu, jika kita menarik dana sebelum jangka waktu yang ditentukan, ada risiko yang harus kita tanggung. Yakni berupa denda atau penalti. Jumlahnya kira-kira antara 0,5-3 persen dari total deposito.

5. Pilih bunga deposito sesuai kebutuhan

Setiap bank memiliki tingkat bunga yang berbeda-beda. Kita dapat memilih persentasenya berdasarkan tujuan keuangan. Bandingkan besaran setiap bank dan perkiraan keuntungan yang bisa kita dapatkan. Ingat, semakin lama jangka waktu yang kita pilih, semakin besar keuntungannya. Dengan begitu keuntungan menjadi lebih optimal.