fbpx
Waduh! Kasus Pembobolan Rekening Lagi-Lagi Terjadi

Waduh! Kasus Pembobolan Rekening Lagi-Lagi Terjadi

Pembobolan rekening melalui metode peretasan subscriber identity module card atau kartu SIM Indosat kembali terjadi. Korban Yulistriani kehilangan uang sebesar 570 juta rupiah yang disimpan di rekening BRI.

“Pembobolan terjadi Agustus 2020 lalu” ujar pengacara korban, Massagus Farizi.

Farizi menjelaskan kejadian tersebut bermula saat korban berada di Solo, Jawa Tengah pada 21 Agustus 2020. Korban membuka aplikasi Google Maps di ponselnya saat menuju hotel. Keesokan harinya, 22 Agustus 2020, smartphone korban tidak bisa digunakan lagi karena SIM card disebut sudah tidak aktif.

“Pada saat ditanya, pihak counter Indosat bilang sekitar jam 12-an malam sudah diganti kartunya,” kata Farizi.

Menurut Farizi, korban langsung meminta Indosat untuk memblokir kartu SIM tersebut, namun ditolak karena harus mendatangi gerai resmi. Yulistriani kemudian mendatangi gerai Indosat di Jalan Slamet Riyadi Nomor 417 Purwosari, Solo, Jawa Tengah. Di sana, ia diberi tahu bahwa kartunya telah ditukar pukul 01.00.

Selanjutnya, Yulistriani mencoba mengecek M-Banking melalui layanan call center BRI. Namun, pihak bank disebut belum bisa memberikan data dan informasi. Pada Senin 24 Agustus, Farizi langsung meminta konfirmasi ke Kantor BRI tempatnya membuka rekening. Dari kantor BRI, korban mengetahui telah terjadi transaksi pada 22 Agustus dari pukul 03.36 hingga 05.53 sebesar Rp 570 juta.

Farizi mengaku sudah melaporkan pembobolan rekening ini ke Polda Metro Jaya pada 25 Agustus 2020. Namun, karena Indosat tidak kooperatif, dia membuat laporan sekitar tiga minggu lalu untuk melaporkan perusahaan penyedia layanan telekomunikasi tersebut.

“Pihak Indosat secara lembaga telah membantu terjadinya tindak pidana,” kata Farizi.

Kasus serupa juga dialami oleh jurnalis senior Ilham Bintang. Pencurian kartu SIM Indosat Ilham terjadi pada 3 Januari 2020, saat dia berada di Australia. Kejadian tersebut bermula saat ada orang tak dikenal mendatangi gerai Indosat di Bintaro XChange, Tangerang Selatan dan mengaku sebagai Ilham.

Kemudian, pelaku meminta kepada petugas Indosat untuk mengganti nomor di kartu lama dengan kartu baru. Di saat yang sama, di Bandara Sydney, Australia, pada 4 Januari 2020 pukul 06.00 waktu setempat, Ilham melihat nomor di ponselnya tertera tulisan SOS.

Ilham tidak menyadari bahwa kartunya telah dicuri sampai dia terbang ke Melbourne. Pada 6 Januari, Ilham menemukan bahwa rekeningnya sudah dibobol untuk sejumlah transaksi. Rekening yang dibobol adalah Bank Commonwealth, BNI, Citibank, dan BCA.

Source: tempo

Leave a Reply

Your email address will not be published.