fbpx
Limit Pinjaman KTA, KMG dan KUR, Baca di Sini!

Limit Pinjaman KTA, KMG dan KUR, Baca di Sini!

Ada banyak fasilitas pinjaman yang dapat dipilih yang bisa kita gunakan jika butuh uang cepat. Tidak seperti sebelumnya, satu-satunya pilihan adalah meminjam dari bank, tetangga atau rentenir.

Saat ini ada pinjaman KTA (Kredit Tanpa Agunan), Kredit Multiguna (KMG), Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan lainnya.

Jenis pinjaman ini memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda. Baik dalam hal kelengkapan dokumen yang diserahkan, atau dalam limit yang diberikan.

Nah, kita perlu mengetahui limit pinjaman agar dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan dan kemampuan membayar saat kita mengajukan pinjaman di kemudian hari.

Berikut ulasan selengkapnya:

1. Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Sesuai dengan namanya, Kredit Tanpa Agunan adalah alat pinjaman yang tidak memerlukan barang berharga, seperti sertifikat tanah atau rumah, perhiasan, BPKB kendaraan, dll.

Persyaratan umum adalah KTP, surat keterangan penghasilan atau slip gaji dan NPWP. Syarat lainnya, ada yang mengharuskan kartu kredit, ada juga yang tidak.

Baca Juga :  Daftar Biaya Administrasi BCA Hingga BTN, Cek di Sini

Kredit Tanpa Agunan dapat diajukan langsung melalui bank atau perusahaan financial technology (fintech). Baik offline maupun online.

Saat mengajukan Kredit Tanpa Agunan, kita bebas meminta limit pinjaman. Namun bank akan melihat kemampuan finansial atau kemampuan membayar kita. Oleh karena itu, permintaan limit tidak begitu saja disetujui.

Secara umum, limit maksimum pinjaman Kredit Tanpa Agunan dari bank adalah 5 kali gaji bulanan. Misalnya, jika gaji anda 6 juta rupiah per bulan, jumlah maksimum yang bisa anda dapatkan adalah 30 juta rupiah.

Tetapi  plafon yang kita butuhkan bisa saja dikurangi oleh bank. Misalnya, anda minta 30 juta rupiah, tetapi yang cair hanya 20 juta rupiah, karena bank yakin limit itu aman untuk anda.

2. Kredit Multiguna (KMG)

Berbeda dengan Kredit Tanpa Agunan, pinjaman Kredit Multiguna harus menyertakan agunan atau jaminan, seperti sertifikat tanah atau rumah, BPKB untuk sepeda motor atau mobil, bahkan SK kepegawaian.

Plafon pinjaman Kredit Multiguna sangat besar. Bisa mencapai miliaran rupiah, tergantung perkiraan harga agunan yang diberikan.

Baca Juga :  Tips Menabung Deposito untuk Kembangkan Uang Anda

Beberapa bank memberikan limit Kredit Multiguna maksimal 10 miliar rupiah. Bahkan bisa menambah limit atas kredist yang sudah berjalan. Sementara untuk jangka waktu pinjaman Kredit Multiguna bisa selama 20 tahun.

3. Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Kredit Usaha Rakyat (KUR) digagas oleh pemerintah. Target nasabah Kredit Usaha Rakyat adalah peserta UMKM, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri, serta petani dan nelayan.

Kredit Usaha Rakyat memberikan pinjaman modal dengan tingkat bunga yang sangat rendah. Sebab, pemerintah memberikan subsidi bunga. Kredit Usaha Rakyat disalurkan oleh bank-bank penyalur.

Ada KUR Mikro, KUR Kecil, KUR Penempatan TKI dan KUR Khusus. Pinjaman KUR Mikro, baik berupa kredit modal kerja maupun investasi, dibatasi maksimal 25 juta rupiah per debitur.

Baca Juga : Limit Pinjaman Kartu Kredit hingga Fintech, Cek di Sini!

KUR Kecil memberikan limit lebih dari 25 juta hingga 200 juta rupiah untuk setiap debitur. KUR TKI memberikan batasan maksimal 25 juta rupiah.

Sementara KUR Khusus memberikan batas di atas 25 juta rupiah hingga 500 juta rupiah bagi kelompok petani, nelayan, peternak dan perkebunan.

Baca Juga :  Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu ATM BCA, BNI, BRI, dll