fbpx
Ini Batas Akhir Pemakaian Saldo Prakerja, Awas Hangus!

Ini Batas Akhir Pemakaian Saldo Prakerja, Awas Hangus!

Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 12 hingga 16 sudah ditutup. Peserta yang lolos mendapatkan saldo pelatihan 1 juta rupiah dan insentif. Namun, ada batasan waktu untuk penggunaan saldo pelatihan.

Louisa Tuhatu, Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja menjelaskan bahwa peserta yang tidak membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari setelah ditetapkan sebagai penerima program Kartu Prakerja akan dicabut status kepesertaannya.

Louisa mengatakan total peserta yang dicabut kepesertaannya sebanyak 44 ribu orang. Lantas, bagaimana dengan peserta yang sudah membeli pelatihan pertama?

Batas Akhir Pemakaian

Jika masih ada saldo pelatihan Prakerja, peserta dapat membeli lebih banyak pelatihan lagi hingga saldo habis.

Louisa mengatakan batas waktu untuk menggunakan saldo pelatihan Prakerja adalah 15 Desember 2021.

Untuk membeli pelatihan Prakerja, peserta dapat memilih dari 7 platform yang dapat disediakan Prakerja, di antaranya:

  • Tokopedia
  • Bukalapak
  • Pintaria
  • Pijar
  • Mahir
  • MauBelajarApa
  • Sekolahmu
  • Sisnaker

Memilih Pelatihan

Untuk membeli pelatihan, peserta dapat membuka aplikasi atau situs mitra platform sebagaimana disebutkan di atas.

Baca Juga :  Ini Cara Membeli & Mengikuti Pelatihan Kartu Prakerja

Peserta juga dapat memilih pelatihan dengan mengklik logo mitra platform di laman prakerja.go.id. Pilih pelatihan yang diinginkan.

Peserta juga dapat menelusuri kategori yang ada. Saat melakukan pembayaran, pilih opsi “Kartu Prakerja”, lalu masukkan nomor Prakerja. Kode OTP akan dikirim ke nomor ponsel peserta untuk memverifikasi pembayaran.

Kartu Prakerja Golongan 17 Segera Buka

Pemerintah akan segera membuka pendaftaran kartu prakerja gelombang ke-17 pada semester pertama tahun ini. Meski tanggal pastinya belum ditentukan, namun kira – kira di akhir semester pertama 2021.

Setidaknya akan ada 44.000 kuota untuk calon peserta dari peserta gelombang 12-16 yang kepesertaannya telah dicabut. Penambahan kuota masih menunggu instruksi dari pemerintah karena harus disesuaikan dengan anggaran yang sudah dibayarkan.