fbpx
9 Tips Memuji Anak dengan Benar, Tak Perlu Berlebihan

9 Tips Memuji Anak dengan Benar, Tak Perlu Berlebihan

Memuji anak dapat memengaruhi karakternya, sehingga meningkatkan rasa percaya diri dan menginspirasi anak untuk terus berkembang dengan baik. Dalam masa tumbuh kembang ini, anak akan menghadapi berbagai tantangan.

Sesekali kendala menghalangi usahanya sehingga membuat anak takut untuk mencoba lagi di kemudian hari. Ketika anak merasa sedih atau takut mengambil risiko, pujian dari ibu dapat memberinya secercah harapan.

Oleh karena itu, kita harus bekerja keras untuk memuji upaya anak, serta pertumbuhan dan perkembangan anak yang sehat.

Di bawah ini, kami akan memberikan beberapa tips memuji anak dengan benar, yang dapat membangun rasa percaya diri mereka. Simak dengan saksama!

1. Beri dorongan pada anak

Pujian memungkinkan anak menerima pesan penerimaan dan penghargaan, namun pujian yang berlebihan, seperti “Kamu yang terbaik, terpintar atau tercantik”, hanya akan membuat anak kecewa pada akhirnya.

Tentunya hal ini menjadi kendala dalam mendidik anak secara benar. Beberapa ahli juga mengatakan bahwa pujian yang berlebihan dapat membuat anak merasakan banyak tekanan untuk melakukan sesuatu, dan seringkali selalu mencari persetujuan orang lain. Namun, jika kita selalu memberikan dorongan dan pujian pada saat yang tepat, anak akan merasa lebih percaya diri.

Baca Juga :  Cara Mengendalikan Emosi saat Hadapi Anak Usia Dini

2. Perhatikan hal-hal kecil

Saat memuji anak, usahakan untuk mengungkapkan dengan spesifik. Hal ini akan membuat anak merasa bahwa orang tua sangat memperhatikan setiap detail yang dikerjakan. Cobalah untuk memaknai semua pujian yang diucapkan ya.

3. Mendengarkan lebih banyak

Balita memiliki banyak cerita untuk dibagikan dengan kita, maka dengarkan anak lebih baik. Ia akan lebih mencintai kita jika diperhatikan dan diberi tahu perbedaan antara yang benar dan yang salah.

Jika anak mendatangi kita dan memberi tahu sesuatu yang baik yang telah ia lakukan, dengarkanlah ceritanya. Dengan lebih banyak mendengar, kita tidak akan sekadar memuji atas apa pun yang telah ia lakukan.

Dan setelah kita mendengar keseluruhan ceritanya, pujilah anak secara spesifik. Beri tahu apa yang kita sukai dan berempatilah terhadapnya.

Hal ini juga diperlukan saat anak mengeluh, mendengarkan anak tersebut dan mengatakan kepadanya apa kesalahannya (jika dia melakukan kesalahan).

4. Berikan penghargaan atas kinerjanya

Jika anak mencapai sesuatu, kita harus memujinya, tidak peduli seberapa kecil pencapaian itu. Juga termasuk memberikan motivasi ketika anak mencoba hal yang ia rasa tak dapat dimenangkannya.

Baca Juga :  Ini 4 Penyebab dan Cara Mengatasi Perut Bayi Kembung

Selain itu, jangan lupa untuk memuji usahanya saat ia menghadapi kegagalan. Beri tahu anak bahwa kita  menghargai upayanya dan berikan penghargaan atas kinerjanya. Hal itu akan mendorongnya untuk bekerja lebih keras lagi.

Ketika anak mencapai keberhasilan, kita dapat memberikan penghargaan dan memujinya dengan memberi tahu bahwa kerja kerasnya yang membuahkan hasil.

5. Berikan pertanyaan

Memuji anak tidak selalu berarti menghujaninya dengan pujian. kita dapat mengucapkan beberapa kata dorongan atau penghargaan kepada anak, serta mengajukan pertanyaan padanya tentang pencapaian yang telah dicapai.

Pertama, tanyakan kepada anak apa yang harus dilakukan agar ia dapat memahami proses berpikirnya sendiri, dan jangan lupa untuk membantu anak memahami faktor yang membuatnya berhasil.

6. Pertahankan kontak mata

Saat memuji si Kecil, pertahankan kontak mata dengannya. Artinya, kita tidak hanya harus mengatakan hal yang benar tetapi juga mengatakannya dengan cara yang benar.

Menjaga kontak mata dengan anak menunjukkan bahwa kita bersungguh-sungguh dengan apa yang dikatakan, dan gunakan nada yang lembut. Selain itu, cobalah untuk mengatakannya pada level matanya, tatap muka jika memungkinkan.

Baca Juga :  4 Obat Alami Menurunkan Demam Anak, Mudah Didapat

7. Bangun kalimat dengan bijak

Penting untuk memilih kata yang tepat saat memuji anak. Ia harus memahami apa yang kita maksud, agar pujiannya berhasil. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memilih kata-kata yang bijak dan membangun, namun tetap menyesuaikan usia anak.

Seiring bertambahnya usia, kita dapat menggunakan kata-kata yang mencerminkan seberapa berpengalamannya anak dan mengucapkannya sesuai dengan tahap perkembangannya.

8. Puji secara realistis

Berikan pujian pada anak yang menekankan sisi positif atau perilaku positif yang menjadi kekuatan anak. Beri pula masukan pada anak tentang hal yang sebaiknya mereka perbaiki.

9. Jangan berlebihan

Meskipun memuji anak adalah hal yang baik, namun jika dilakukan secara berlebihan, justru bisa membawa dampak negatif. Memuji secara berlebihan dapat membuat anak melakukan sesuatu hanya sekadar untuk mendapatkan pujian dari orang tua.