fbpx
Inilah 17 Jenis Pekerjaan yang Bisa Dikerjakan di Rumah
Source : freepik

Inilah 17 Jenis Pekerjaan yang Bisa Dikerjakan di Rumah

Kalimat “nganggur tapi uangnya banyak” mendadak ramai dibincangkan warganet di media sosial Twitter.

Hal itu terkait insiden penangkapan babi di Depok yang menarik perhatian warga sekitar.

Pasalnya, warga menduga babi itu adalah babi ngepet karena menunjukkan sejumlah keganjilan.

Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan seorang wanita warga setempat mengungkapkan kecurigaan kepada seorang warga, yang menurutnya menganggur tapi memiliki banyak uang.

“Dari kemarin saya sudah pantau pak orang ini, dia nganggur tapi uangnya banyak,” ungkap wanita tersebut.

Banyak netizen yang bereaksi dengan ‘jenaka’ atas kejadian babi ngepet itu.

Beberapa dari mereka merasa heran karena saat ini banyak pekerjaan yang bisa dilakukan di rumah, yang mungkin membuat kita terlihat seperti pengangguran.

Berikut ini pekerjaan- pekerjaan yang bisa dikerjakan di rumah dengan penghasilan yang lumayan apabila dijalani secara tekun :

1. Blogger

Pernahkah kamu mendengar bahwa menjadi blogger bisa menghasilkan banyak uang, bahkan ratusan juta rupiah setiap bulannya? Modalnya hanya memiliki laptop, internet dan hosting.

Bagaimana kita mendapatkan ratusan juta rupiah dari blogger? Kita dapat melakukan ini dengan membuat website yang ramai pengunjung. Cara termudah untuk menghasilkan pendapatan adalah dengan mendaftar program PPC Google AdSense.

Selain AdSense, kita juga bisa menjual barang atau jasa melalui website yang dibuat, jangan lupakan teknik SEO untuk mengoptimasi website di mesin pencari Google.

2. Konsultan bisnis

Layanan konsultasi bisnis sangat diminati oleh wirausahawan lama dan pemula untuk mendukung kelancaran bisnis.

Ruang lingkup pekerjaan konsultan bisnis meliputi mengidentifikasi masalah, menyelesaikan masalah, merumuskan rencana dan anggaran bisnis serta merumuskan strategi untuk memaksimalkan keuntungan bisnis perusahaan.

Baca Juga :  Ini 3 Skill Pekerja yang Paling Diincar di Era Pandemi

Oleh karena itu, jika kita memiliki keterampilan analisis bisnis dan manajemen keuangan yang baik, maka pekerjaan ini patut dicoba.

Jika tertarik untuk mencoba pekerjaan ini, pastikan kita sudah punya keahlian dan pengalaman di bidang yang sama. Tentu saja, dari segi gaji, menjadi konsultan bisnis perusahaan bisa mendapatkan keuntungan yang banyak.

3. Copywriting

Menulis untuk kegiatan pemasaran bisa dilakukan di rumah. Selain menjadi copywriter yang bekerja tetap perusahaan, kita juga bisa menjadi freelance copywriter.

Saat ini kita bisa mencoba banyak platform freelance, atau kita bisa mencari klien secara manual yang ingin berperan sebagai penulis lepas.

4. Bisnis e-commerce

Selama memiliki koneksi internet yang cukup, kita bisa menjalankan bisnis e-commerce di rumah.

Jika kita tidak memiliki barang dan jasa sendiri untuk dijual, kita bisa mulai dengan menjadi pengirim barang (dropshipper).

Saat kita menjadi pengirim barang (dropshipper), kita bahkan tidak perlu keluar rumah karena pabrikan akan mengirimkan barang langsung ke pelanggan, dan kita hanya perlu membantu penjualan.

5. Event planner

Perencana Acara atau Event Planner bertanggung jawab membantu menyelenggarakan acara penting, mulai dari acara perusahaan, pernikahan hingga pernikahan.

Saat menyelenggarakan acara, perencana acara tidak selalu perlu bertemu dengan pelanggan atau tim. Komunikasi juga dapat dilakukan secara online, dan jika diperlukan dapat dilakukan beberapa kali pertemuan tatap muka.

6. Menjadi YouTuber

Ini adalah salah satu pekerjaan populer saat ini. Beberapa anak – anak bahkan ingin menjadi YouTuber ketika sudah dewasa.

Alasannya adalah bahwa bekerja sebagai YouTuber memungkinkan kami untuk menyampaikan hasrat sambil bekerja tanpa batasan.

Jika channel YouTube kita besar dan menarik banyak perhatian, pendapatan yang bisa dihasilkan bisa jadi sangat besar.

Tekad kuat adalah hal yang paling dibutuhkan saat memulai karir sebagai YouTuber. Karena selama kita memiliki kreativitas yang tidak terbatas, bahkan dengan alat yang terbatas kita bisa membuat video dimana saja.

Baca Juga :  Ini 3 Skill Pekerja yang Paling Diincar di Era Pandemi

7. Desainer grafis

Banyak bisnis membutuhkan seseorang untuk membantu mereka merancang logo, situs web, atau iklan visual.

Pekerjaan ini membutuhkan keahlian desain grafis khusus, bahkan sebagian orang memiliki latar belakang pendidikan khusus di bidang ini.

Semakin tinggi keahlian kita, semakin banyak pelanggan akan menggunakan layanan kita.

Dengan kemajuan teknologi dan platform media sosial, semakin banyak orang yang membutuhkan jasa desainer grafis, sehingga pekerjaan ini sangat potensial.

8. Animator

Membuat animasi dan efek visual untuk video, film, video game dan jenis media lainnya juga dapat dilakukan di rumah.

Jika kita tidak ingin berafiliasi dengan agensi atau perusahaan tertentu, kita juga dapat mengejar karir sebagai animator lepas (freelance).

9. Pengajar online

Pembelajaran online semakin umum selama pandemi. Guru atau tutor bisa membagi ilmunya melalui internet.

Belajar dari rumah juga lebih fleksibel berdasarkan waktu dan platform. kita dapat bergabung dengan organisasi pendidikan khusus atau menyediakan layanan secara pribadi.

10. Fotografer/videografer

Meskipun fotografer atau videografer tidak dapat bekerja sepenuhnya dari rumah, mereka dapat memiliki jadwal yang fleksibel. Apalagi jika kita mengejar karir sebagai fotografer lepas atau videografer.

Selain bekerja dengan klien, kita  juga dapat menjual foto dan video ke situs-situs seperti Shutterstock, Getty Images, iStock, dan lain-lain.

11. Product reviewer

Rasanya di era sosial media saat ini kita menemukan banyak sekali reviewer produk.

Hasil review produk bisa dipublikasikan melalui berbagai media, mulai dari menulis di blog, foto-foto menarik di media sosial hingga video YouTube.

Tentunya, semakin banyak orang yang dapat mengakses, melihat, dan menyukai konten kita, semakin besar pula potensi pendapatannya.

12. Social media manager

Ada banyak organisasi dan perusahaan yang membutuhkan seseorang yang khusus untuk mengelola akun media sosialnya.

Baca Juga :  Ini 3 Skill Pekerja yang Paling Diincar di Era Pandemi

Orang yang bekerja sebagai manajer media sosial biasanya mendapatkan konten dari atasan atau klien mereka dan pekerjaan bisa dilakukan di mana saja, termasuk dari rumah.

13. Penerjemah

Jika menguasai bahasa asing, kita juga bisa mengejar karir sebagai penerjemah.

Lokasi pekerjaan sebenarnya bergantung pada apakah kita bekerja untuk perusahaan tertentu atau bekerja sendiri, yaitu freelance. Namun, mungkin saja pekerjaan ini dilakukan dari rumah.

14. SEO specialist

Seorang SEO specialist menganalisis, meninjau, dan menerapkan perubahan pada situs web untuk memaksimalkan jumlah orang yang mengunjungi situs dan meningkatkan pencarian mereka di mesin pencari.

Namun, bergantung pada keahlian dan pengalaman, pekerjaan sebagai spesialis SEO juga memungkinkan kita menghasilkan banyak uang tanpa harus bekerja di luar rumah.

15. Ahli transkripsi

Pakar transkripsi bekerja dengan mendengarkan rekaman suara atau video dan kemudian mengubahnya menjadi teks.

Meski terdengar sederhana, ahli transkripsi juga membutuhkan sedikit pengetahuan di bidangnya agar bisa ditranskrip sehingga tidak ada kesalahan saat menulis istilah.

16. Penulis lepas

Menulis lepas adalah salah satu dari sedikit pekerjaan online yang tidak diketahui banyak orang.

Ini karena lowongan kerja untuk penulis lepas atau freelancer biasanya hanya diumumkan melalui website perusahaan. Sementara itu, masih banyak masyarakat yang enggan mengakses hal-hal tersebut.

Tugas menulis lepas bisa dilakukan siapa saja, termasuk ibu rumah tangga. Jadi ini kesempatan bagi ibu rumah tangga yang menginginkan pekerjaan yang bisa dikerjakan dari rumah.

Jika kita memiliki kemampuan menulis seperti menulis konten blog, konten majalah atau artikel online, rasanya pekerjaan ini cocok.

17. Editor video

Pekerjaan yang bisa dikerjakan di rumah selanjutnya adalah jasa edit video, yang kurang lebih serupa dengan desain grafis namun berbeda pada aplikasi yang dibutuhkan, serta spek komputer atau laptop yang agak lebih tinggi dibandingkan komputer untuk desain grafis.