fbpx
4 Tips Memelihara Anjing dan Kucing Bersamaan

4 Tips Memelihara Anjing dan Kucing Bersamaan

Para pecinta hewan mungkin ingin memiliki anjing dan kucing sekaligus.

Namun, ada cerita bahwa kucing dan anjing tidak bisa hidup bersama, sehingga membuat sebagian orang ragu untuk memeliharanya sekaligus.

Padahal dengan perencanaan dan pelatihan yang tepat, kedua hewan lucu ini sebenarnya bisa hidup berdampingan bahkan menjadi teman baik.

Di dunia, banyak anjing dan kucing yang tinggal di tempat yang sama belajar untuk bertoleransi satu sama lain.

Jika Anda ingin memelihara semua mereka sekaligus, Anda harus menciptakan rumah yang harmonis, di mana tidak ada spesies yang merasa terancam atau diganggu oleh satu sama lain.

Rumah yang harmonis memang tidak mudah untuk diwujudkan, tetapi dapat dicapai dengan sebagian besar kucing dan anjing.

Faktor kompatibilitas

Untuk hasil terbaik, adopsi atau anak anjing atau anak kucing pada waktu yang kira-kira bersamaan. Biasanya, kucing dan anjing yang mulai berbagi rumah sebelum ulang tahun pertama mereka dapat beradaptasi dengan baik.

Idealnya, perkenalkan anak anjing dan kucing pada usia 16 minggu. Inilah puncak dari sosialisasi para hewan kecil tersebut. Keduanya akan menjelajahi dan memahami dunia, dan mereka sering kali suka mendapat teman kecil baru.

Baca Juga :  Awas Cacing Menyerang Kucing! Ini Tanda-tandanya

Bagi yang ingin menyatukan hewan di masa dewasa, Anda tetap bisa melakukannya.

Jika kamu mengadopsi kucing atau anjing, carilah kucing yang memiliki riwayat hidup dengan spesies lainnya.

Anjing dewasa yang tenang mungkin merupakan pilihan yang lebih baik untuk bergabung dengan rumah tangga yang sudah memiliki kucing daripada anjing berenergi tinggi.

Pilih jenis yang tepat

Anjing dengan dorongan mangsa tinggi menimbulkan bahaya yang lebih besar bagi kucing daripada mereka yang tidak memiliki naluri kuat untuk memburu dan menangkap mangsa.

Beberapa ras anjing yang harus dihindari jika kamu menginginkan kucing di dalam rumah diantaranya:

  • Anjing dachshund
  • Anjing Greyhound
  • Husky
  • Jack Russell Terrier
  • Pit bull
  • Weimaraners

Secara umum, terrier tidak cocok dengan kucing, karena mereka awalnya dibiakkan untuk membunuh makhluk lain yang lebih kecil.

Meskipun tidak ada keraguan bahwa anjing individu dari ras dengan dorongan mangsa tinggi dapat bergaul dengan kucing, mereka adalah pengecualian.

Sementara ras anjing yang bisa hidup bersama dengan kucing, antara lain:

  • Anjing beagle
  • Fris Bichon
  • Bulldog
  • Anjing golden retriever
  • Keeshond
  • Papillon
  • Pug

American Kennel Club merekomendasikan anjing dari kelompok bermain sebagai sahabat kucing, serta anjing dari kelompok yang suka olahraga.

Anjing dari kelompok bermain, seperti yang tersirat dari namanya, dibiakkan untuk dijadikan sebagai anjing peliharaan yang penuh kasih. Sebagian besar berukuran sama atau lebih kecil dari rata-rata kucing.

Baca Juga :  5 Ras Anjing Terbaik yang Cocok Jadi Hewan Peliharaan

Kelompok olahraga termasuk spaniel, retriever, dan setter. Anjing yang baik hati ini suka menyenangkan dan berteman, dan sifatnya yang ramah membuat mereka menjadi teman kucing yang potensial.

Anjing dari kelompok penggembala, seperti berbagai jenis collie, mungkin cocok dengan kucing, tetapi naluri menggembala mereka dapat mempersulit kehidupan kucing.

Cara memperkenalkan kucing kepada anjing atau sebaliknya

Kamu sebaiknya memisahkan hewan selama beberapa hari pertama agar mereka terbiasa dengan aroma satu sama lain. Letakkan handuk, selimut, atau alas tidur yang digunakan oleh hewan peliharaan lain di tempat yang dikurung.

Saat pertemuan awal terjadi, biarkan hewan peliharaan di ruangan yang sama tetapi jaga agar anjing tetap terikat dan biarkan kucing lepas.

Tetap tenang dan biarkan mereka memeriksa satu sama lain tanpa terlalu dekat. Tunggu sampai mereka pada dasarnya mengabaikan satu sama lain dan pisahkan lagi. Ini adalah proses yang mungkin harus diulangi selama beberapa hari sampai mereka menunjukkan sedikit minat.

Sekalipun mereka tampak akrab, jangan biarkan mereka sendirian tanpa pengawasan setidaknya selama sebulan. Kamu harus memastikan tidak ada yang akan menyakiti yang lain. Untuk ketenangan pikiran, sebaiknya pisahkan mereka jika tidak ada orang di rumah.

Baca Juga :  9 Makanan Ini Tidak Baik Dikonsumsi Saat Perut Kosong

Apa yang harus dipertimbangkan saat menambahkan kucing ke rumah anjing atau sebaliknya.

Jika kamu sudah memiliki anjing dan berpikir untuk menambah kucing, pastikan anjing memiliki pelatihan kepatuhan dasar.

Dia harus tahu dan mematuhi perintah seperti “tinggalkan” jika dia mulai mengganggu kucing.

Kucing dengan cakar akan mempertahankan diri, dan itu bisa melukai tubuh bahkan mata anjing. Pangkas cakar kucing untuk meminimalkan potensi melukai anjing.

Makanan dapat dengan cepat menjadi sumber konflik, jadi pastikan kucing dan selalu diberi makan secara terpisah.

Berikan banyak privasi pada kucing saat berada di kotak pasir. Karena sebagian besar kucing menyukai tumpukan kotak kotoran. Sedangkan kehadiran anjing di sekitar kotak pasir kucing bisa mengintimidasi kucing.

Pastikan setiap hewan memiliki ruang amannya sendiri, tempat mereka bisa saling menjauh.

Kesabaran adalah kunci

Bergantung pada hewan peliharaan yang terlibat, seekor anjing dan kucing dapat langsung belajar untuk bertoleransi satu sama lain, atau prosesnya bisa memakan waktu berminggu-minggu. Kuncinya kamu harus sabar dan memberikan perhatian yang seimbang antara kucing dan anjing.

Karena kebanyakan kucing maupun anjing, pada akhirnya akan menerima kehadiran orang lain tanpa keributan. Kamu akan menyadari secara naluriah ketika keharmonisan di rumah telah tercapai.

Source: kompas