fbpx
Akun WhatsApp Anda Diretas? Tenang! Lakukan Cara Ini

Akun WhatsApp Anda Diretas? Tenang! Lakukan Cara Ini

Peretasan akun pribadi memang bisa saja terjadi, termasuk di aplikasi WhatsApp yang mempunyai banyak pengguna. Untuk itu, penting untuk memahami cara melindungi data pribadi dalam aplikasi.

Jika akun WhatsApp Anda diretas, kami menyarankan Anda untuk tidak panik karena masih ada peluang untuk mendapatkannya kembali.

Terbaru perebutan akun WhatsApp dengan menipu pengguna di Indonesia agar memberikan enam digit kode One Time Password (OTP) yang dikirim melalui SMS (short message service) menggunakan huruf India.

Cara mengatasi WhatsApp yang dibajak melalui penipuan OTP dapat dilakukan dengan mengirimkan laporan masalah ke email support@whatsapp.com.

Dalam laporan tersebut dapat mencakup nomor telepon yang digunakan untuk WhatsApp, serta kronologi terperinci dan bukti lainnya, seperti tangkapan layar akun dan masalah apa pun yang dialami.

Setelah laporan dibuat, WhatsApp akan menonaktifkan akun. Anda dapat mengaktifkan kembali akun WhatsApp setelah sekitar 24 jam ke depan.

Caranya tinggal install ulang WhatsApp lalu masukkan nomor telepon. Jika Anda dapat mengakses, akun tersebut dianggap sudah pulih.

Baca Juga :  Mudah! Ini Cara Melihat Profil WhatsApp Orang Lain

Selain itu, menurut saran pakar keamanan Vaksincom Alfons Tanujaya, ada cara atau metode lain untuk menangani WhatsApp yang telah diretas.

Alfons mengatakan bahwa memulihkan akun dari peretas sangatlah mudah. Pertama, uninstall atau hapus aplikasi WhatsApp dari ponsel, lalu install kembali dan masuk seperti biasa.

“Lalu akan muncul verifikasi lewat SMS ke nomor ponsel. Masukkan nomor verifikasi tersebut, maka akun WhatsApp akan kembali lagi,”ujar Alfons Tanuwijaya.

Maksud verifikasi tersebut adalah kode OTP yang dikirim melalui SMS langsung ke nomor ponsel pengguna. Hal ini tidak memberi kesempatan hacker atau peretas untuk mendeteksi password tersebut.

Apabila setelah memasukkan kode OTP Anda bisa masuk ke akun WhatsApp sebelumnya, segera lakukan pencegahan lain dengan menggunakan akses PIN.

Tak hanya itu, langkah perlindungan lainnya adalah dengan mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah agar WhatsApp tidak dipindah oleh peretas.

Saat melakukan verifikasi dua langkah, pengguna WhatsApp akan diminta memasukkan PIN enam digit untuk mendaftar.

PIN rahasia pada two-step verification berfungsi sebagai kunci akses, bila suatu waktu penggunanya mengganti ponsel. Verifikasi dua langkah ini terbilang cukup aman dari peretas.

Baca Juga :  Netizen Ramai Soal Status WhatsApp Muncul Pagi Tadi

Untuk pengembalian akun WhatsApp yang diretas dari pengguna yang tidak bertanggung jawab ini, selama korban peretas segera menghubungi pusat bantuan dan melaporkannya, prosesnya akan cukup cepat.

Proses penyelesaian akun WhatsApp yang diretas biasanya ditangani oleh tim khusus WhatsApp untuk melacak peretas atau pelaku. Namun jangan khawatir, karena tim pendeteksi tidak dapat membaca pesan pengguna.

Seperti diketahui, WhatsApp menyatakan bahwa mereka telah menerapkan sistem enkripsi ujung ke ujung. Berarti sistem end-to-end encryption ini tidak dapat terdeteksi sekalipun oleh tim WhatsApp. Bahkan hacker tidak akan bisa mengaksesnya.

Source: cnnindonesia