fbpx
Cara Membuat NPWP Secara Online, Mudah & Praktis!

Cara Membuat NPWP Secara Online, Mudah & Praktis!

Departemen Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan melakukan terobosan dengan menyediakan layanan Nomor Pajak Wajib Pajak (NPWP) elektronik. Terobosan ini bertujuan untuk memudahkan para Wajib Pajak (WP) dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Apalagi sekarang, NPWP sama pentingnya dengan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Bagi para pencari kerja, NPWP yang saat ini juga dalam bentuk kartu fisik merupakan salah satu persyaratan yang biasanya diminta oleh pemberi kerja. Begitu pula dalam urusan perbankan, seperti membuka rekening baru atau mengajukan kredit bank untuk berbagai keperluan. Pihak bank akan meminta Anda untuk melampirkan salinan kartu NPWP.

Selain kartu NPWP fisik yang sudah ada, keberadaan NPWP elektronik ini merupakan salah satu alternatif Wajib Pajak (WP). Ini juga untuk mencegah kartu fisik mudah rusak atau bahkan hilang. Karena sifat NPWP elektronik ini hanya sebagai layanan tambahan, maka kartu NPWP fisik masih menjadi alat utama wajib pajak dalam menggunakan layanan perpajakan DJP.

Inovasi berbasis teknologi informasi seperti NPWP elektronik juga menjadi langkah tepat pemerintah untuk mengikuti perubahan perilaku masyarakat saat pandemi virus corona saat ini. Sebagian besar aktivitas masyarajat dilakukan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi digital untuk meningkatkan efisiensi dan mencegah penularan Covid-19.

Terdapat tambahan fitur pengiriman NPWP melalui email milik WP. Fitur ini terdapat pada menu informasi DJP online.

Daftar Akun DJP Online

Agar bisa menikmati layanan NPWP elektronik ini maka WP perlu membuat akun di DJP Online. Diperlukan nomor identitas WP atau electronic filling identification number (EFIN) dari DJP. Wajib pajak yang ingin meminta EFIN untuk pertama kalinya harus mengisi formulir permohonan EFIN dan mendatangi langsung kantor pelayanan pajak, serta tidak boleh diwakilkan. Namun, di tengah pandemi Covid-19 ini, permintaan EFIN bisa disampaikan melalui email resmi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP).

Terdapat sejumlah persyaratan untuk mendapatkan EFIN, antara lain, satu email wajib pajak hanya untuk satu permohonan layanan aktivasi EFIN. Kemudian WP mengirimkan swafoto (selfie) sambil memegang KTP dan kartu NPWP. Kemudian, petugas melakukan pengecekan kesesuaian data yang diberikan oleh wajib pajak dengan basis data DJP. Lalu, petugas membuat dan mengirim pemberitahuan EFIN dalam bentuk PDF melalui email.

Setelah mendapatkan nomor EFIN dari DJP, silakan Anda mengakses DJP Online melalui https://djponline.pajak.go.id/account/loginpajak. Kemudian, silakan klik “Belum Registrasi” yang berada di bawah “Login”. Setelah itu, isi nomor NPWP, nomor EFIN dan kode keamanan. Setelah selesai, silakan klik “Submit”.

Setelah itu, Anda akan diarahkan untuk mengisi sejumlah kolom dalam halaman “Registrasi Akun”. Isikan nama wajib pajak, email, nomor ponsel, kata sandi, konfirmasi kata sandi dan kode keamanan. Setelah selesai, silakan klik “Submit”. Jika berhasil, Anda akan melihat notifikasi “Sukses” di layar komputer Anda.

Setelah itu, silakan cek kotak masuk (inbox) email Anda. Nanti Anda akan mendapatkan email dari DJP. Pilih “Email DJP” dan klik “Aktifkan Akun”. Nanti, Anda akan melihat notifikasi “Sukses” dan klik “OK”. Kemudian, cobalah Anda melakukan login DJP Online dengan nomor NPWP dan password yang sudah ditetapkan sebelumnya. Jika berhasil, selamat Anda sudah memiliki akun DJP Online.

Tahap berikutnya setelah memiliki akun DJP Online adalah mencoba fitur untuk mendapatkan NPWP elektronik. Pertama, WP wajib untuk login ke laman DJP Online dan setelah berhasil, WP akan dialihkan secara otomatis ke menu “Informasi”. Atau klik menu “Informasi” yang memuat preview NPWP elektronik kita.

Berikutnya, WP menekan tombol “Kirim Email” pada menu “Informasi” tadi. Email WP merupakan yang tercantum ketika melakukan registrasi membuat akun DJP Online. Setelahnya, pihak DJP akan mengirimkan NPWP elektronik ke email WP. DJP menyatakan NPWP dicantumkan dalam hal yang terkait dengan dokumen perpajakan.

Jika wajib pajak pindah tempat tinggal atau tempat kedudukan, wajib pajak tersebut diminta mengajukan permohonan pindah alamat. Seluruh layanan perpajakan ini tidak dipungut biaya.

Pada akhirnya, NPWP elektronik ini merupakan pilihan alternatif yang bisa digunakan masyarakat untuk mendapatkan tanda pengenal sebagai penyetor pajak NPWP elektronik ini merupakan pilihan alternatif yang bisa digunakan masyarakat untuk mendapatkan tanda pengenal sebagai penyetor pajak. Sekali lagi, hadirnya NPWP elektronik tidak menggantikan NPWP fisik. Sebaliknya, NPWP elektronik ini dapat dengan sah digunakan terutama saat pandemi seperti sekarang ini.

Source: indonesia.go.id