fbpx
Kemendikbud Harap Lulusan D4 Bisa Lanjut Kuliah S2

Kemendikbud Harap Lulusan D4 Bisa Lanjut Kuliah S2

Wikan Sakarinto, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mendorong bagaimana lulusan D3 bisa ditingkatkn menjadi sarjana terapan dalam pendidikan vokasi.

“Yang kita kuatkan adalah setelah SMK adalah D2 dan sarjana terapan, kita mendorong D3, di upgrade menjadi sarjana terapan. Kalau membutuhkan tenaga kerja teknisi ataupun operator ambilnya D2. Itu rancangan kebijakan kita. Kita juga mendorong terbentuknya S2 terapan dan kelak S3 terapan,” katanya menjelaskan.

Ia berharap ke depan, siswa pendidikan vokasi yang lulus D4 atau sarjana terapan dapat terus melanjutkan S2 terapan baik di dalam dan luar negeri. Inovasi yang ingin dicapai adalah bagaimana integrasi antara pendidikan vokasi dan dunia kerja berjalan dengan baik.

“Terobosan kita menikahkan SMK dengan perguruan tinggi vokasi, bisa politeknik atau vokasi universitas kita nikahkan SMK, D2 fast track,” imbuhnya.

Adapun upaya yang sudah dilakukan Dirjen Vokasi adalah melakukan MoU antara dunia vokasi dan Industri. Melalui link and match, diharapkan tak hanya sebatas perjanjian kerjasama biasa.

Baca Juga :  Ini Cara Cek Kuota Gratis Kemendikbud Semua Operator

“Sehingga link and match ini ada 8 paket, kurikulum sinkron, soft skill karakter tahu bagaimana mengajarnya, guru tamu, expert dari industri minimal mengajar 50 jam, magang atau internship minimal satu semester, sertifikasi kompetensi dan lainnya,” katanya.

Ia menambahkan, Adapun tiga poin penting pendidikan vokasi, pertama pendidikan vokasi adalah ilmu terapan. Kedua, meskipun wilayahnya tidak sempit, namun cenderung lebih spesifik.

“Misalnya underwater welding. Atau mungkin Voice Over. Content Writer. Lebih spesifik, lebih dalam tapi tak sempit,” katanya.

Ketiga, lanjut Wikan, harus relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Pendidikan vokasi ini juga identik dengan perubahan masa depan.

“Anak vokasi harus mencintai proses belajarnya. Karena harus menghadapi tantangan baru, sehingga siap untuk belajar hal baru,” pungkasnya.

Source: cnbcindonesia