fbpx
3 Fakta Vtube yang Masuk Daftar Investasi Bodong

3 Fakta Vtube yang Masuk Daftar Investasi Bodong

Pernahkah Anda mendengar Vtube atau bahkan telah bergabung menjadi member? Tahukah Anda Vtube kini masuk dalam daftar 99 investasi bodong yang ditutup Satgas Waspada Investasi (SWI).

Namun belakangan ini, Vtube kembali ramai dipromosi di media sosial, salah satunya Facebook. Sebuah grup diberi nama ‘VTUBE Share Info’ punya total 28K followers terpantau masih ramai mempromosikan aplikasi ini.

Berikut 3 fakta tentang Vtube:

1. Menawarkan Keuntungan Hanya dengan Nonton Iklan

Vtube merupakan aplikasi yang dikembangkan PT. Future View Tech. Fokus bisnis perusahaan ini sendiri bergerak di bidang advertising.

Cara kerjanya adalah memberikan bagi hasil kepada anggota yang menonton iklan di aplikasi Vtube, atau singkatnya, siapa pun yang mendaftar di Vtube dan menonton iklan di sana akan mendapatkan poin dari setiap iklan yang mereka ditontonnya.

Selain menonton iklan, sumber penghasilan di bisnis Vtube itu bisa didapat dari referral poin dan grup poin dengan cara mengajak orang lain bergabung mendaftar Vtube dengan kode referral yang diberikan.

Baca Juga :  Cek Ini Daftar Investasi Bodong OJK 2021, Awas Ketipu!

Poin yang terkumpul kemudian dapat diuangkan secara tunai.

2. Promosi Tanpa Biaya Pendaftaran

Siapapun yang ingin menjadi anggota baru Vtube tidak perlu membayar biaya pendaftaran alias gratis. Anggota baru hanya perlu menonton video yang berisi iklan setiap hari dan mendapatkan Vtube Poin (VP). Adapun 1 VP bernilai 1 dolar AS setara Rp 14.000. Poin yang dikumpulkan baru bisa ditukar setelah 40 hari.

Namun, anggota yang terdaftar harus rela melepas sebagian VP yang sudah dikumpulkannya serta ada komisi/pajak untuk pihak Vtube itu sendiri.

VP yang ditahan atau tidak bisa ditransaksikan adalah 10 VP atau 140.000 ribu, sedangkan untuk komisi atau pajaknya diambil dan diatur berbeda-beda tergantung level member.

Selain itu, member juga biasanya akan ditawari untuk membeli aktivasi level misi. Bila mengaktifkan level misi maka akan dapat keuntungan imbal hasil yang cukup besar.

Misalnya, mengaktifkan level bintang 6 dengan 1 paket, dikenai biaya aktivasi 10 VP. Keunggulan level ini, dalam 40 hari member akan dapat imbal hasil sebesar 3.500 VP atau sekitar 49 juta rupiah.

Baca Juga :  Cek Ini Daftar Investasi Bodong OJK 2021, Awas Ketipu!

Dengan kata lain, ketika seorang anggota ingin mendapat untung besar, dia harus mau mengaktifkan atau meningkatkan levelnya dengan membayar terlebih dahulu.

Untuk bergabung dengan aplikasi ini, anggota dapat memulai melalui aplikasi Vtube, yang sudah tersedia di Play Store.

3. Sudah Dicap Ilegal

Namun perlu diingat bahwa sejak Juni 2020, perusahaan aplikasi tersebut masuk dalam daftar entitas investasi ilegal oleh SWI, dan masih berlaku hingga saat ini.

Meski pada entitas terbaru, nama Vtube tak kembali masuk dalam daftar tersebut, akan tetapi, berdasarkan cara kerja SWI, sekali saja sebuah perusahaan masuk daftar itu, maka status ilegalnya tidak bisa dihapus. Kecuali jika ada surat standar yang dikeluarkan SWI untuk perusahaan itu.

Kemudian, izinnya atau Tanda Daftar Penyelenggaraan Sistem Elektronik dengan Nomor: 02376/DJAI.PSE/03/2020 juga sudah dihapus oleh dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo) yang sebelumnya mengeluarkan izin tersebut.

Dengan kata lain, Kominfo telah memblokir situs resmi perusahaanitu yang beralamatkan fvtech.id. Meski alamat situs masih bisa dilacak, namun ketika diklik, langsung muncul laman peringatan kepada pengunjung.

Baca Juga :  Cek Ini Daftar Investasi Bodong OJK 2021, Awas Ketipu!

Source: detik