fbpx
4 Cara Mengatasi Bayi Sering Gumoh, Ini Penyebabnya

4 Cara Mengatasi Bayi Sering Gumoh, Ini Penyebabnya

Mengapa bayi sering gumoh? Ini merupakan salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan oleh orang tua baru.

Orang tua sering khawatir menghadapi bayi yang sering gumoh. Oleh karena itu, agar tidak terlalu khawatir, orang tua perlu memahami penyebab bayi sering gumoh dan cara mengatasinya.

Penyebab bayi sering gumoh

Bayi gumoh ketika dia menelan terlalu banyak udara saat menyusu. Dalam ilmu kedokteran, gumoh disebut refluks.

Saat menyusu, ASI atau susu formula ditelan melalui mulut, turun ke kerongkongan dan kemudian masuk ke lambung Antara kerongkongan dan lambung, ada cincin otot yang berperan sebagai gerbang masuk. Saat susu memasuki lambung, cincin otot ini menutup, mencegahnya kembali ke kerongkongan.

Namun, pada bayi berusia beberapa minggu dan lima bulan, cincin otot tidak sepenuhnya menutup, memungkinkan susu kembali ke kerongkongan. Inilah yang menyebabkan bayi gumoh.

Baca Juga :  Ini 4 Penyebab dan Cara Mengatasi Perut Bayi Kembung

Gumoh memang sering terjadi pada bayi berusia beberapa minggu. Ini karena sistem pencernaannya belum berkembang dengan sempurnah. Namun seiring bertambahnya usia bayi, gumoh akan berkurang intensitasnya dan berhenti dengan sendirinya, setidaknya sekitar usia 4-5 bulan.

Adalah normal bagi bayi yang sering gumoh dan hal itu jarang menunjukkan masalah serius. Selama bayi tidak rewel dan tidak memiliki masalah berat badan, hal itu tidak perlu dikhawatirkan.

Cara mengatasi bayi gumoh

Jika anak sering gumoh, ada beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mengurangi gumohnya. Berikut di antaranya:

1. Sendawakan bayi

Setelah menyusui si kecil, pastikan posisi kepalanya lebih tegak selama 20-30 menit. Posisi tegak dapat membantu bayi bersendawa dengan lebih mudah. Bersendawa setelah menyusui dapat mencegah udara menumpuk di perut bayi. Penumpukan udara dapat membuat perut bayi kembung dan membuatnya gumoh.

2. Pastikan bayi tidak tengkurap setelah menyusu

Posisi bayi telentang dapat menyebabkan refluks dan membuatnya gumoh. Jadi jangan langsung menidurkan si kecil setelah menyusui atau memberinya makan. Melainkan, gendong atau tetap tegakkan kepala bayi selama 20-30 menit terlebih dahulu.

Baca Juga :  Cara Daftar BPJS Bagi Bayi, Lengkap Dengan Syaratnya

3. Perhatikan makanan yang anda makan

Terkadang, makanan yang anda konsumsi bisa menyebabkan anak mudah gumoh. Dokter mungkin menyarankan anda untuk menghindari produk susu atau makanan tertentu lainnya.

4. Beri susu atau makanan yang cukup

Cara lain untuk mencegah bayi gumoh adalah dengan memberinya makanan atau susu yang cukup. Pastikan juga untuk menyendawakannya setelah memberikan susu atau di sela-sela waktu menyusui.