fbpx
Ini Perbedaan Startup Unicorn, Decacorn dan Hectocorn

Ini Perbedaan Startup Unicorn, Decacorn dan Hectocorn

Perbedaan antara startup unicorn, decacorn dan hectocorn dapat dilihat dari nilai valuasi perusahaan. Ya, perusahaan rintisan yang mengandalkan teknologi atau lebih dikenal dengan istilah startup ini memiliki tiga tingkatan yang masing-masing diklasifikasikan menurut nilai valuasi perusahaan.

Di dunia startup, kategori perusahaan terendah adalah unicorn, tengah adalah decacorn dan tertinggi adalah hectocorn. Berikut perbedaan unicorn, decacorn dan hectocorn yang perlu anda ketahui.

1. Unicorn

Unicorn adalah istilah yang mengacu pada startup dengan valuasi bisnis sebesar 1 miliar dolar AS. Diketahui, jumlah startup unicorn secara global telah mencapai lebih dari 300 perusahaan, dengan valuasi 1.074 miliar dolar AS.

Ada 4 startup unicorn di Indonesia, yaitu Tokopedia, Traveloka, GoJek dan Bukalapak. Valuasi bisnis keempat startup tersebut telah melampaui 1 miliar dolar AS.

Untuk diketahui, berdasarkan pemeringkatan startup, saat ini terdapat 2.041 startup di Indonesia, empat di antaranya telah menjadi unicorn. Jumlah startup di Indonesia ternyata masih jauh tertinggal dari Amerika Serikat yang sudah memiliki sekitar 46.491 startup.

Baca Juga :  8 Faktor Penentu Investasi di Indonesia, Wajib Tahu!

2. Decacorn

Sementara itu, Decacorn adalah istilah yang digunakan untuk startup dengan valuasi bisnis setinggi 10 miliar dolar AS. Dari lebih dari 300 startup unicorn di seluruh dunia, 15 di antaranya telah mencapai status decacorn. Startup decacorn paling dominan berlokasi Amerika.

Apakah ada startup dari Indonesia yang saat ini decacorn? Hingga saat ini, belum ada satu pun startup asal Indonesia yang masuk dalam jajaran decacorn.

Namun, dalam waktu dekat, GoJek akan menjadi startup Decacorn pertama di Indonesia. Pasalnya, GoJek saat ini memiliki nilai valuasi di kisaran 9,5 miliar dolar AS dan hanya butuh setengah miliar dolar AS lagi untuk mencapai decacorn.

3. Hectocorn

Adapun istilah  hectocorn mengacu pada startup dengan valuasi 100 miliar dolar AS. Hectocorn juga dikenal sebagai “Super Unicorn”.

Dengan nilai valuasi yang sangat tinggi, sangat sedikit startup di dunia berstatus Hectocorn. Bahkan informasi mengenai hal tersebut masih sulit didapat.

Namun jika dilihat dari valuasinya saja, raksasa teknologi seperti Google, Microsoft, Apple dan Facebook tentu memenuhi syarat untuk mendapatkan status hectocorn.

Baca Juga :  3 Tips Dasar Investasi Saham, Wajib Diketahui Pemula

Tapi tidak menutup kemungkinan jika perusahaan lain mengikuti mereka. Kemungkinan ini akan semakin diperkuat karena bisnis startup teknologi merupakan bisnis yang terus berkembang pesat.